ofice space jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah menutup pintu bagi bank asing yang ingin membuka jaringannya di Indonesia atau biasa dikenal Kantor Cabang Bank Asing (KCBA).

“Tidak ada tambahan lagi untuk KCBA. Tapi, kalau hanya kantor perwakilan masih bisa,” terang Nelson Tampubolon, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK kepada KONTAN, Rabu (11/3/2015).

Nelson menerangkan, kantor perwakilan bank asing berbeda dengan KCBA. Pasalnya, kantor perwakilan tidak bersifat operasional dan fungsinya lebih banyak sebagai penghubung kepentingan kantor pusatnya dengan nasabah atau calon nasabah di Indonesia.

Meski begitu, Nelson menambahan, OJK tetap membuka kemungkinan bank asing masuk ke Indonesia dengan catatan, “Kalau mengakuisisi bank yang sudah eksis,” katanya.

Saat ini ada 10 KCBA yang tercatat di direktori perbankan Indonesia. KCBA tersebut terdiri dari Bank of America, N.A, The Royal Bank of Scotland N.V, Bangkok Bank Pcl, Citibank N.A, The Hongkong & Shanghai B.C (HCBC), Ltd, Bank of China Limited, Deutche Bank Ag, JP. Morgan Chase Bank, N.A, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd, dan Standard Chartered Bank.

Kemungkinan, jumlah KCBA tersebut bakal berkurang. Itu setelah muncul rencana HSBC Holdings Ltd berencana untuk mengalihkan seluruh asetnya di Indonesia ke Bank Ekonomi Rahardja.

Sebelumnya, Nelson menerangkan, pihaknya sudah dapat pembicaraan soal rencana HSBC itu. “Dan keputusan Bank Ekonomi delisting adalah untuk mempermudah proses selanjutnya,” terang Nelson. Nelson menyampaikan, HSBC Indonesia akan merger dengan Bank Ekonomi karena pemiliknya adalah HSBC.

Meski begitu, Nelson menegaskan, rencana tersebut masih sebatas pembicaraan awal saja. “Mengenai izin, tergantung kesiapan mereka nanti. Tentunya, mereka juga harus mengajukan secara formal ke OJK,” ucap Nelson.

Jadi, Nelson bilang, rencana lengkap dan format penggabungan Bank Ekonomi dan HSBC Indonesia belum disampaikan ke OJK. Dan akan diketahui jika rencana tersebut sudah matang di internal Bank Ekonomi dan HSBC Indonesia. Nelson juga menuturkan, penggabungan Bank Ekonomi dan HSBC Indonesia merupakan strategi HSBC sepenuhnya dan kebetulan cocok dengan visi OJK untuk melakukan konsolidasi bank. (Issa Almawadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s