virtual office jakarta timur
Scott Thompson (44) bukanlah pelari profesional dengan segudang prestasi. Direktur sebuah perusahaan energi di Jakarta dan sedang cuti dari pekerjaannya, sejak Kamis (8/3) pagi, mulai berlari dari Bali ke Jakarta. Menempuh jarak sejauh 1.250 kilometer itu bagian program amal ”Berlari Terus” demi anak-anak Indonesia.

Scott tidak sekadar lari, tetapi justru ikut menggagas program amal ”Berlari Terus” bersama Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) dan Mary ’s Cancer Kiddies. Tujuan program ini guna mencari dana sebanyak mungkin untuk disumbangkan kepada anak-anak Indonesia yang kurang mampu melalui dua yayasan tersebut.

Rencananya, pria asal Skotlandia yang sudah sembilan tahun tinggal di Jakarta itu berlari menyusuri jalan dari Bali ke Jakarta selama 25 hari. Titik awal aksi berlari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dan diperkirakan tiba di Jakarta pada Minggu 1 April.

”Saya berlari dan setiap 10 kilometer akan istirahat pada malam hari, mulai lagi keesokan harinya pukul 07.00,” katanya saat jumpa pers di Legian, Badung, Bali, awal Maret lalu.

Selama perjalanannya, Scott rutin membagi kisahnya melalui akun Twitter @berlariterus. Pada hari ke-10, Sabtu (17/3), ayah dari seorang anak itu bercerita bahwa dirinya telah melewati Kota Surabaya dan sedang menuju Tuban, Jawa Timur.

Hingga akhir pekan, dia telah menempuh perjalanan sepanjang 503 kilometer, melalui pantai utara Jawa dengan rata-rata jarak tempuh 50 kilometer per hari. Melalui akun Twitter-nya, Scott tampak senang karena mendapat banyak dukungan dari masyarakat yang ditemui selama aksi berlari.

Scott optimistis bisa menyelesaikan sisa perjalanan karena penggemar olahraga lari ini memang rutin berlari. Dia mengaku pada tahun 2010 melintasi Gurun Sahara di Afrika sejauh 250 kilometer dengan berlari. Kendati demikian, menurut dia, jarak lintasan Bali-Jakarta yang sedang ditaklukkan saat ini lima kali lebih jauh ketimbang rute yang melintasi Gurun Sahara.

Jadi sebelum memulai aksi berlari melintasi wilayah Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Jakarta, dia benar-benar melakukan persiapan dengan membiasakan diri berlari setiap hari. Salah satu ritual adalah setiap pekan tak kurang 100 kilometer jalan wajib dijajal dengan berlari.

”Sejak kecil, saya suka berlari dan terbiasa berlari. Jadi saya optimistis bisa berlari hingga titik akhir,” ujar pria yang pernah mengungkapkan kengerian saat membayangkan betapa padat dan berbahaya jalan di Pulau Jawa.

Menantang

Dia juga menilai rute Bali-Jakarta sangat menantang karena ada banyak faktor seperti cuaca tidak stabil. Panas dan hujan silih berganti dalam waktu singkat dikhawatirkan dapat memperlemah fisiknya.

Berbagai kendala di depan mata tidak mengurungkan niat pria kantoran ini untuk menyelesaikan misi berlari sambil mencari sumbangan bagi anak kurang mampu di negeri ini.

Salah satu alasannya untuk menjalankan misi adalah dirinya sudah sembilan tahun di Indonesia. Selama di negeri ini, dia melihat betapa banyak anak tidak bisa sekolah, meninggal karena sakit tanpa mendapat pertolongan. ”Saya sedih dan harus ada perubahan,” ucapnya.

Aksi berlari hanya demi anak-anak Indonesia. ”Saya ingin masyarakat melihat kesungguhan, lalu tergugah membantu anak-anak di sekitarnya,” ujarnya.

Apalagi begitu banyak sponsor dan donatur sudah menunjukkan kepedulian melalui program amal. Sebelum Scott berlari saja, sudah ada sumbangan Rp 3,3 miliar.

”Saya berharap lebih banyak lagi uang terkumpul melalui aksi berlari Scott agar makin banyak anak kurang mampu bisa sekolah,” kata Sekretaris Jenderal YCAB Iskandar Irwan Hukom. (Herpin Dewanto) – virtual office jakarta timur

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s