ofice space jakarta

KOMPAS.com – Saat bekerja, sudah pasti Anda harus bisa bekerja dengan cara profesional. Sikap profesional tak cuma ditunjukkan lewat cara kerja, tapi juga penampilan. Namun, profesionalitas bekerja juga wajib kita tunjukkan melalui pilihan kata yang digunakan di lingkungan kerja.

Salah memilih kata dan kalimat bisa menjadi masalah untuk Anda. Berikut beberapa kalimat yang harus dihindari:

1. “Saya tidak bisa bekerjasama dengan dia”
Tak mudah menyatukan pikiran beberapa orang menjadi sebuah ide yang brilian. Hal ini bisa menimbulkan bentrokan dan selisih paham. Namun ini lumrah terjadi. Dan sebaiknya hal ini tidak membuat Anda jadi sakit hati dan memilih rekan kerja.

Kalimat pemilih seperti ini akan mengesankan bahwa Anda tidak profesional dan tidak bisa bekerjasama dengan orang lain. Selain itu, kalimat ini bernada sangat egois.

2. “Saya tidak bisa melakukannya”
Banyak orang yang sering berkata seperti ini. Kalau Anda juga termasuk salah satunya, cobalah untuk mengurangi kalimat rendah diri seperti ini. Kalau bos saja percaya Anda bisa melakukannya, mengapa Anda tidak percaya diri dan meragukan kemampuan sendiri?

Selain terkesan rendah diri, kalimat ini juga bisa berarti kalau Anda tidak punya waktu untuk mengerjakan hal lain. Tenang, yang Anda butuhkan itu bukan alasan tambahan untuk menolak pekerjaan, melainkan kepandaian mengatur prioritas.

3. “Itu nggak mungkin”
Melontarkan kalimat ini dalam sebuah rapat proyek akan membuat Anda dicap sebagai orang yang pesimis. Memang terkadang sulit untuk tidak mengatakan hal ini. Namun ingat, Anda harus antusias dan yakin bahwa pasti ada cara untuk menyelesaikan tugas ini.

Daripada mengatakan hal ini, sebaiknya ganti dengan kalimat, “Itu salah satu caranya, namun di sini tetap ada beberapa tantangan yang dihadapi.” Cobalah untuk memberi saran alternatif yang menunjukkan kalau Anda siap dan bersedia untuk berkontribusi dengan cara yang positif.

4. “Tebak, apa yang saya dengar”
Perempuan memang susah sekali dipisahkan dari gosip. Tapi sebaiknya tahan diri untuk bergosip. Karena gosip ini bisa menjadi senjata makan tuan yang mengesankan kalau Anda adalah biang gosip dan suka menjelekkan orang lain.

5. “Ini bukan salah saya”
Ini adalah reaksi normal banyak orang ketika dituduh melakukan kesalahan. Sebuah reaksi defensif. Tapi daripada sibuk mengklarifikasi kalau Anda tidak bersalah, lebih baik tunjukkan melalui perbuatan. Carilah solusi dari semua masalah untuk memperbaiki situasi sehingga tidak justru bertambah parah dan meluas.

6. “Di kantor lama, cara kerjanya nggak begini”
Kantor baru, orang baru pasti punya aturan dan cara kerja baru. Jangan pernah membandingkan kantor lama dan kantor baru Anda. Amati cara kerja di kantor baru dan sesuaikan diri. – ofice space jakarta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s