toko sepatu murah
BOGOR, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Bogor memesan 21.000 pasang sepatu untuk keperluan pegawai di lingkungan tersebut. Tujuannya, untuk melindungi perajin dan buruh pembuat alas kaki di Bogor dari serbuan produk sejenis buatan China.

Bupati Bogor Rachmat Yasin menegaskan hal tersebut dalam acara silahturahmi dengan wartawan di Pendapa Bupati di Cibinong, Senin (8/2/2010). “Anggarannya dari APBD, yang ada di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD). SKPD yang melaksanakan pembelian sepatu tersebut dengan nilai pembelian tidak melebihi Rp 50 juta, sehingga tidak perlu ada tender, yang hanya akan dimenangkan satu perusahan besar,” jelasnya.

Lagi pula, lanjut Yasin, tidak ada salahnya Pemerintah Kabupaten Bogor memberi insentif lebih kepada karyawannya. “Selama ini setiap karyawan setiap tahun mendapat jatah pakaian seragam dinas. Untuk tahun ini kami tambah dengan sepatu kerja,” tambahnya.

Lebih jauh Rachmat Yasin menegaskan, kebijakan memborong sepatu tersebut diambil bertujuan melindungan usaha kecil menengah (UKM) alas kaki yang sentranya di Kecamatan Ciomas dan Kemang. Perlindungannya berupa menyediakan pasar yang pasti bagi sebanyak mungkin perajin alas kaki. Itu sebabnya, tender dihindari agar perajin dan buruh pembuat alas kaki mendapat order, sebab tidak mungkin kebutuhan sepatu tersebut dapat dipenuhi satu perajin.

Rachmat Yasin yang mengatakan sebuah kebijakan tidak dapat dipidana, berkeyakinan bahwa UKM-nya harus dilindungi dari serbuan produk China, buntut dari berlakunya perjanjian pedagangan bebas ASEAN-China (ACFTA).

Produk alas kaki buatan warga Bogor, sebetulnya bermutu. Namun kesadaran warga Bogor untuk memilih produk buatan sendiri, masih kurang. Sementara kemungkinan produk China akan makin membajiri Bogor. “Jadi, kami perlu memproteksi ratusan perajin dan ribuan buruh pembuat alas kaki, agar mereka mampu bertahan dan tumbuh,” kata Bupati, yang menunjukkan sepatu buatan perajin Bogor yang dipakainya. Sepatu ini memakai merek RY, inisial namanya.

Selain membeli tunai ribuan pasang sepatu, Pemerintah Kabupaten Bogor lewat SKPD terkait juga melakukan pembinaan teknis kepada perajin alas kaki. Pembinaan teknis ini untuk meningkatkan kemampuan perajin dalam menciptakan model alas kaki yang sesuai dengan selera pasar dan tetap murah.

Untuk tahun-tahun berikutnya, Bupati Rachmat Yasin tidak menjanjikan akan kembali memborong ribuan pasang sepatu untuk karyawan Pemkab. Ia hanya berkeyakinan, setelah karyawan Pemkab merasakan sepatu kerja buatan perajin Bogor sendiri, mereka dengan sendirinya akan kembali membeli sepatu kerja dan alas kaki lainnya buatan perajin Bogor. – toko sepatu murah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s