harga kursi laboratorium

Cornelius Helmy

Rasa bangga terlihat dari muka Unang Atmaja (38), peternak, saat membicarakan pemeliharaan ayam ras yang dimulai sejak dua tahun lalu. Belum ada satu pun ayam peliharaannya yang mati dan harga jualnya tinggi, Rp 30.000-Rp 40.000 per kilogram. Harga ayam umumnya Rp 16.000-Rp 19.000 per kilogram.

Permintaan pengiriman dari kota besar, seperti Jakarta, pun lebih dari 2.000 ekor per bulan.

”Tidak ada suntikan suplemen berbahan kimia yang biasanya diberikan pada ayam ras. Kuncinya adalah ramuan tradisional racikan sendiri dan M-Bio. Campuran keduanya memberikan asupan nutrisi dan gizi seimbang bagi ayam. Ayam ini dikenal sebagai ayam probiotik,” kata Unang, Manajer Operasional Pusat Inkubator Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya.

Unang mengatakan, M-Bio berperan penting dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas daging ayam. Kandungan mikroba menyehatkan, seperti Lactobacillus sp, membantu pencernaan ayam sehingga mudah diserap. Hal itu berpengaruh pada kualitas daging, yakni tidak berbau anyir, rasanya gurih, dan tekstur lemak minim.

”Sistem pencernaan dan penyerapan nutrisi yang baik memengaruhi kualitas kotoran. Selain tidak berbau, kotoran ayam probiotik dicari petani sayur karena diyakini menyuburkan tanaman,” katanya.

M-Bio adalah cairan yang mengandung campuran mikroba, seperti Lactobacillus sp, selubizing phosphate bacteria, kapang, dan Azospirillum sp. Campuran mikroba itu mampu mengfermentasi bahan organik dalam waktu cepat dan menghasilkan senyawa organik, seperti protein, gula, asam laktat, asam amino, alkohol, dan vitamin, yang baik bagi makhluk hidup dan lingkungan. Campuran ini dikembangkan pada tahun 1998.

Penggagas M-Bio sekaligus Dosen Fakultas Pertanian Unsil, Rudi Priyadi, mengatakan prihatin saat melihat banyak produk kimia digunakan dalam berbagai komoditas pangan dan pertanian. Hal itu mencemari lingkungan. ”Indonesia terkenal dengan kearifan lokal dalam mengelola lingkungan. Karena itu kami mengembangkan nilai lokal ramah lingkungan untuk menyejahterakan masyarakat,” katanya.

Pertanian

Menurut Rudi, selain pada ayam, M-Bio juga diterapkan pada bidang lain. Misalnya, pertanian. Keberadaan selubizing phospate bacteria dan Azospirillum sp berperan besar meningkatan kesuburan tanah.

Selubizing phospate bacteria ampuh mengikat unsur fosfat yang berguna bagi tumbuhan untuk merangsang pertumbuhan akar, terutama pada awal pertumbuhan, mempercepat pembungaan, pemasakan biji dan buah.

Adapun Azospirillum sp mengikat nitrogen di udara. Fungsinya, merangsang perkembangan dan memperpanjang jumlah akar serta rambutnya.

”Keduanya kini diminati petani organik karena menjadi pengganti ketergantungan nitrogen dan fosfat dari pupuk kimia,” kata Rudi tentang produk terbaik untuk bidang pangan dalam Anugerah Inov – harga kursi laboratorium

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s